harianpalu.com ,Parigi - Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar doa bersama yang berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (15/2/2026) pukul 18.30 WITA. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergitas antara unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, serta elemen masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.
Waka Polres Parigi Moutong, KOMPOL Henry Burhanuddin, hadir mewakili Kapolres Parigi Moutong dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai bentuk penghormatan atas undangan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai wujud komitmen institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang dan selama pelaksanaan ibadah Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para staf ahli dan asisten Setda, para kepala dinas dan badan, para camat se-Kecamatan Parigi, Ketua MUI Kabupaten, Ketua Baznas, pimpinan pondok pesantren, imam besar masjid, organisasi keagamaan, majelis taklim, serta tokoh masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan itu, Waka Polres Parigi Moutong menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan kesiapan Polri dalam mengawal jalannya Ramadan agar berlangsung aman dan kondusif.
“Momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah serta persatuan dan kesatuan bangsa. Polri, khususnya Polres Parigi Moutong, berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah puasa,” ujar KOMPOL Henry Burhanuddin.
Ia menegaskan bahwa jajaran Polres Parigi Moutong akan meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif, termasuk patroli rutin, pengamanan tempat ibadah, serta pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun tindak kriminalitas yang berpotensi meningkat pada malam hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah. Hindari kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan bersama. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Waka Polres juga menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama serta penguatan nilai-nilai kebersamaan. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah kebutuhan bersama. Kami mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk terus menjadi penyejuk dan perekat persatuan. Mari kita jadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Suasana doa bersama berlangsung penuh kekhusyukan. Lantunan doa yang dipimpin tokoh agama setempat memohon agar Ramadan 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Parigi Moutong.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan soliditas Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan daerah dalam menjaga harmoni sosial. Dengan komitmen dan sinergitas yang kuat, Polres Parigi Moutong optimistis pelaksanaan ibadah Ramadan tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.


